Kisah Piluh, Hafdy Kucing Pintar yang Terbuang


 KIM Sitinaja : Saotngah.
Hafdy seekor kucing yang sehari harinya senantiasa taat dan patuh pada tuannya. Dimasa kecilnya dirinya tidak mengenal kasih sayang induknya dan hidup terlantar dalam kesendirian  diduga terbuang oleh tuannya saat masih kecil. Di pagi hari bertepatan hari pasar Lappae di temukan oleh Bu Hartati di pinggir jalan dalam kondisi kedinginan, maka saat itu Bu Hartati setelah menolong anak kucing tersebut dengan kondisi kedinginan basah kuyub  dan berinisiatif membawa ke rumahnya untuk dirawat. Hafdy tinggal bersama satu keluarga dengan tuan barunya tepatnya di Dusun Lappae I Desa Saotengah Kecamatan Tellulimpoe Kabupaten Sinjai.Dari hasil penelusuran pewarta Kim Sitinaja, (6/12).

Sepekan setelah kejadian itu kondisi Hafdy di rumah Bu Hartati, nampak sehat dan lincah sebagaimana layaknya dengan anak kucing lain  yang terawat oleh tuannya.Ia diberi nama dengan sebutan Hafdy oleh tuan barunya, dan sehari harinya akrab bermain dengan anak bungsu tuannya bernama Jadil Hamdan yang kerap di panggil Jadil. Setiap kali Jadil hendak tidur Hafdy juga ikut di sampingnya berbaring tidur dengan tenang melalui ajakan teman mainnya (Jadil)dengan kelakuan seperti halnya manusia taat pada perintah tuannya.

Kini Hafdy sudah tumbuh dewasa dan tergolong binatang cerdas, penuh pengertian pada tuannya. Selain Jadil teman mainnya yang mencoba pegang untuk di gendong terkadang kasar dan menggigit, beda perlakuan Jadil ketika bermain dengan Hafdy terkadang dinaiki, ditarik ekornya,dielus elus dan dicium, Hafdy malah pasrah. Kelakuan Hafdy berbeda dengan kucing yang lainnya. Bilamana Hafdy menemukan target mangsanya diluar rumah  rata - rata dibawa pulang diperlihatkan tuannya tidak langsung memakannya. (UYA)


Post a Comment

0 Comments